Latihan sederhana untuk membiasakan pikiran berprasangka baik — kepada Tuhan, kepada orang lain, dan kepada diri sendiri.
Lima kegiatan di bawah ini bisa dilakukan kapan saja, tanpa harus berurutan. Semua tulisan dibuat besar dan jelas supaya nyaman dibaca.
Data kamu tersimpan di perangkat ini saja. Simpan cadangan secara berkala supaya datamu tidak hilang jika berpindah HP atau membersihkan data browser.
Jawab dengan jujur. Tidak ada jawaban benar atau salah — ini hanya untuk membantumu mengenali kebiasaan pikiranmu sendiri.
Isi ulang tes ini kapan saja, misalnya sekali seminggu, untuk melihat apakah kecenderungan prasangka burukmu menurun.
Isi setiap hari selama 30 hari. Kamu bisa berpindah hari lewat tombol panah di bawah.
Tuliskan satu kejadian hari ini yang menunjukkan kebaikan, sekecil apa pun.
Latihan ini memakan waktu kurang dari dua menit. Duduklah dengan nyaman sebelum mulai.
Baca ulang kalimat-kalimat ini kapan pun pikiranmu mulai berprasangka buruk. Tandai bintang pada kalimat favoritmu.
Dzikir pagi dibaca sejak selesai shalat Subuh hingga terbit matahari. Dzikir sore dibaca sejak selesai shalat Ashar hingga terbenam matahari. Untuk dzikir yang harus diulang lebih dari sekali, tekan tombolnya setiap kali kamu selesai membaca satu kali — hitungan akan otomatis kembali ke nol setiap hari yang baru.
Bacaan ini menjelaskan dasar pemikiran di balik lima kit latihan dalam aplikasi ini: kenapa rezeki bisa terasa seret meski ibadah dijaga, apa itu hukum prasangka, dan bagaimana tiga puluh hari latihan disusun. Buka bab satu per satu, urut dari atas ke bawah, supaya lebih mudah dipahami.